Ditlantas Polda Sultra Lakukan Patroli di Sejumlah Gereja

  • Bagikan

LITERATURSULTRA.COM-Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) berupa patroli serta pengamanan di sejumlah gereja di Kota Kendari. Langkah ini dilakukan untuk memastikan umat Kristiani dapat melaksanakan ibadah peringatan wafatnya Isa Almasih dengan aman dan nyaman, Minggu (5/4).

Kegiatan pengamanan tersebut dipimpin oleh Perwira Pengamat Wilayah (Pamenwas) Ditlantas Polda Sultra, Kompol M. Rizal Syahril. Ia menyampaikan bahwa pihaknya menurunkan sejumlah personel guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kepadatan arus lalu lintas di sekitar lokasi ibadah.

“Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Selain pengamanan, personel juga kami siagakan untuk mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan di sekitar gereja,” ujar Kompol Rizal.

Adapun sejumlah gereja yang menjadi fokus pengamanan antara lain Gereja Galilea Baruga, Gereja Katolik Paroki Kabar Sukacita Maria Ranomeeto, serta gereja-gereja Protestan di wilayah Ranomeeto. Di lokasi tersebut, petugas melakukan pengaturan lalu lintas sekaligus membantu jemaat yang datang agar dapat beribadah dengan nyaman.

Selain pengaturan lalu lintas, personel di lapangan juga melakukan pemantauan langsung terhadap jalannya ibadah. Hal ini dilakukan sebagai upaya deteksi dini guna menjaga situasi tetap kondusif selama kegiatan berlangsung.

Kompol Rizal menambahkan, dari hasil pemantauan, situasi di seluruh lokasi ibadah terpantau aman. Arus lalu lintas pun berjalan lancar tanpa adanya hambatan berarti.

“Alhamdulillah, hingga kegiatan selesai, situasi tetap kondusif. Tidak ada gangguan yang menonjol, dan arus lalu lintas di sekitar lokasi ibadah juga terkendali,” tambahnya.

Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, langkah ini juga menjadi wujud nyata dalam menjaga kerukunan serta toleransi antarumat beragama di wilayah Sultra.(*)

  • Bagikan