Musrenbang RKPD 2027, Bupati  Yosep Sahaka:  Penguatan Transformasi Koltim Menuju Wilayah Agroindustri

  • Bagikan

LITERATURSULTRA.COM-Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Perencanaan 2027 yang berlangsung di Aula Pemda Kolaka Timur, Desa Lalingato, Kecamatan Tirawuta, Selasa (07/04/2026).

Mengangkat tema “Penguatan Pondasi dan Struktur Transformasi Pembangunan Menuju Kolaka Timur sebagai Wilayah Agroindustri,” kegiatan ini menjadi forum strategis dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan daerah tahun 2027.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Plt. Bupati Koltim H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd., Sekeretaris Daerah Koltim Rismanto Runda, S.Sos., M.M, Ketua DPRD Koltim Hj. Jumhani, S.Pd., M.Si. bersama Anggota . Turut hadir Kepala Bappeda Provinsi Sultra, Kepala BPS Koltim, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekretariat Daerah, kepala OPD, para kepala bagian, camat, lurah, serta peserta undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bappeda dan Litbang Koltim menegaskan bahwa penyusunan RKPD Tahun 2027 difokuskan pada penguatan struktur ekonomi daerah berbasis agroindustri, dengan tetap memperhatikan sinkronisasi program antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten. Perencanaan ini juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas belanja daerah agar lebih efektif, tepat sasaran, serta berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Plt. Bupati Koltim H. Yosep Sahaka dalam arahannya menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam proses perencanaan pembangunan. Ia menyampaikan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum strategis untuk memastikan setiap program benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Perencanaan yang baik adalah yang mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, sinergi dan komitmen bersama menjadi kunci dalam mewujudkan Kolaka Timur sebagai wilayah agroindustri yang maju,” ujarnya.

Dukungan juga disampaikan oleh Kepala Bappeda Provinsi Sultra yang menekankan pentingnya penyelarasan arah kebijakan pembangunan daerah dengan prioritas pembangunan provinsi dan nasional. Menurutnya, penguatan sektor agroindustri di Kolitm merupakan langkah strategis yang sejalan dengan arah pembangunan Sultra.
“Kolaka Timur memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perkebunan. Jika dikelola melalui pendekatan agroindustri, maka akan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi perekonomian daerah,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala BPS Kabupaten Koltim menekankan pentingnya penggunaan data yang akurat dan terintegrasi dalam proses perencanaan. Ia menyampaikan bahwa perencanaan berbasis data akan menghasilkan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan terukur.
“Data menjadi fondasi utama dalam perencanaan pembangunan. Dengan data yang valid, program yang disusun akan lebih efektif dan mampu menjawab tantangan pembangunan ke depan,” jelasnya.

Musrenbang RKPD ini merupakan puncak dari rangkaian tahapan perencanaan yang sebelumnya telah melalui Rakortekrenbang dan Forum OPD. Forum ini menjadi wadah untuk menyerap aspirasi serta menyepakati prioritas pembangunan daerah tahun 2027.

Melalui Musrenbang RKPD Tahun 2027, Pemda Koltim menegaskan komitmennya dalam mewujudkan perencanaan pembangunan yang partisipatif, terarah, dan berorientasi pada hasil, guna mendukung transformasi daerah menuju wilayah agroindustri yang maju dan berdaya saing. (*)

  • Bagikan