banner 120x600
banner 120x600

Suasana Haru Sambut Kedatangan Jemaah Haji di Buton Utara

  • Bagikan
Sembilan Jemaah Haji asal Kabupaten Buton Utara tiba di kampung halaman. (istimewa)

Literatursultra.com – Sebanyak 9 orang Jemaah Haji asal Kabupaten Buton Utara (Butur) Sulawesi Tenggara (Sultra) yang tergabung dalam kloter 25 Upg/Makassar rombongan 9, tiba di kampung halaman.

Acara penyambuatan berlangsung di Masjid Agung At-Taqwa, Selasa (25 Juli 2023) sekitar pukul 15.00 Wita.

Kedatangan para jemaah yang baru selesai menunaikan rukun Islam kelima itu disambut haru oleh kerabat serta jajaran pemerintah daerah setempat.

“Atas nama pribadi, masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Butur, kami mengucapkan selamat datang kembali ke tanah air bersama keluarga dalam keadaan sehat wal afiat,” ucap Wakil Bupati Butur, Ahali, di hadapan jemaah haji.

Suasana penyambutan jemaah haji di Kabupaten Buton Utara. (istimewa)

Rasa syukur, haru dan bahagia yang tiada tara, lanjutnya, itulah yang bisa diungkapkan kepada mereka yang baru saja kembali ke tanah air sepulang dari menunaikan ibadah haji.

“Semoga segala amal ibadah bapak/ibu, selama di tanah suci, dapat diterima oleh Allah SWT, dan memperoleh haji yang mabur,” ungkapnya.

Istimewa

Ahali pada kesempatan itu juga berpesan agar sepulang dari tanah suci, Mekkah, para jemaah haji dapat terus meningkatkan iman dan taqwa. Selain itu, setelah kembali ke tengah-tengah masyarakat, juga dapat berperan menjadi teladan yang semakin baik guna bersama-sama membangun daerah.

Ahali tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pada pihak penyelenggara urusan haji. Mulai dari panitia pemberangkatan dan pemulangan haji, tim pemandu haji daerah hingga tim kesehatan haji daerah, karena telah memberikan pelayanan kepada seluruh jemaah haji Kabupaten Butur yang tergabung dalam kloter 25 upg Makassar.

Turut hadir dalam penyambutan Staf Ahali Bupati Butur, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kasat Pol PP, Kepala Kantor Kementerian Agama Butur, Ketua MUI Butur, tokoh agama, tokoh adat, serta tokoh masyarakat. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *