banner 120x600
banner 120x600

DPRD Butur Warning Pengerjaan Jembatan  Langere-Koepesino Tuntas Tepat Waktu

  • Bagikan
Lokasi Pembangunan Jembatan Penghubung Desa Langere dan Koepisino

LITERATURSULTRA.COM-Pembangunan Jembatan Penghubung menghubungkan dua Desa Koepisino-Langere ditargetkan rampung dalam kontrak kerja 12 bulan.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buton Utara (Butur) terus melakukan pengawasan terkait progress proyek strategis eksekutif tersebut yang pembiayaannya melalui utang daerah pemulihan ekonomi nasional.

Wakil Ketua DPRD Buton Utara, Ahmad Afif Darvin mengungkapkan, tugas pengawasan merupakan tanggung jawab memastikan seluruh proyek pemerintah daerah berjalan sebagaimana mestinya dan menyusarakan aspirasi masyarakat berkaitan kesejahteraan dan pembenahan infrastruktur.

“Proyek pengerjaan Jembatan Langere-Koepisino bukan hanya persoalan tepat waktu, tetapi harus sesuai regulasi berlaku. Sehingga bisa tahan lama, karena menyangkut kendaraan yang lalu lalang di atas nya. Jika kontruksinya amburadur bisa membahayakan masyarakat,” terangnya.

Ketua PDI Perjuangan Buton Utara itu menambahkan, mendukung penuh pembenahan infrastruktur dasar untuk menunjang pertumbuhan ekonomi di daerah berjuluk Lipu Tinadekono Sara itu.

Sementara itu, Bupati Buton Utara, Ridwan Zakariah mengungkapkan, bahwa dengan adanya jembatan penghubung antara Langere –Tanah Merah dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat setempat

Menurutnya, jalan adalah nadi dari tumbuhnya perekonomian, jalan yang bagus akan berdampak positif bagi harga komoditas masyarakat dipasaran, karena ketika petani mengantar sendiri kepasar dengan kondisi jalan yang kurang baik pasti harganya akan mahal. Upngkap Ridwan Zakariah

Bupati dua periode itu menambahkan, tentu saja ini bukti nyata janji pada saat berkampanye ketika mencalonkan diri sebagai Bupati Buton Utara, peletakkan batu pertama jembatan Langere – Tanah Merah yang saat ini tengah berlangsung menjadi kebanggaan tersendiri bagi semua masyarakat Buton Utara

“Pembangunan jembatan ini bersumber dari dana pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan Dana Alokasi Umum (DAU) APBD Butur dengan nilai kontrak sebesar Rp. 31,94 miliar.Bentang panjang jembatan ini 100 meter dan lebar keseluruhan 7,7 meter dengan struktur atas menggunakan rangka baja tipe B,” terangnya.

“Masa kontrak proyek ini selama 370 hari kalender, dijadwalkan rampung akhir 2023. Adapun kontraktor pelaksananya adalah PT. Sinar Bulan Group. Harapan kami, dengan nanti adanya jembatan ini di Desember 2023 jalannya sudah bisa tembus di Desa Koepisino, pendapatan masyarakat bisa lebih meningkat,” tandasnya. (Adv)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *