Wali Kota Baubau Terima 24 Dokter Peserta Program Internsip Indonesia 

  • Bagikan

LITERATURSULTRA.COM-Pemerintah Kota Baubau menerima penugasan 24 peserta Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) Angkatan II Tahun 2026. Para dokter diterima langsung oleh Wali Kota Baubau, H. Yusran Fahim, S.E., di Kantor Wali Kota Baubau pada Senin (06/07/2026) dan didampingi Sekretaris Daerah Kota Baubau La Ode Darussalam, S.Sos., M.Si., Direktur RSUD Kota Baubau dr. Kenangan, MARS., M.Kes., Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Baubau Herlin, S.Farm., Apt., serta para pendamping dari masing-masing wahana.

Wali Kota Baubau H. Yusran Fahim, SE mengingatkan seluruh dokter internsip agar senantiasa menjaga disiplin, menunjukkan kinerja yang profesional, serta mematuhi seluruh aturan dan standar pelayanan yang telah ditetapkan oleh pimpinan fasilitas kesehatan tempat mereka bertugas.”Jadikan masa internsip ini sebagai kesempatan untuk belajar, mengabdi, dan memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat. Bekerjalah dengan penuh tanggung jawab, disiplin, serta tetap menjunjung tinggi etika profesi kedokteran,” pesannya.

Orang nomor satu di Kota Baubau ini berharap melalui kehadiran 24 dokter peserta Program Internsip Dokter Indonesia ini, kesehatan kepada masyarakat semakin optimal, didukung oleh tenaga medis yang profesional, kompeten, dan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik di setiap fasilitas kesehatan.

Sementara itu, Plt Kadis Kesehatan Kota Baubau melalui Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Baubau Herlin, S.Farm., Apt mengungkapkan, program Internsip Dokter Indonesia merupakan penempatan wajib sementara selama satu tahun bagi dokter lulusan baru untuk mempraktikkan ilmu klinis secara mandiri di bawah bimbingan dokter pendamping pada fasilitas pelayanan kesehatan. Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi dokter sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Dijelaskan, keberadaan dokter internsip di berbagai fasilitas kesehatan diharapkan mampu meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan, memperkuat layanan kesehatan primer di puskesmas, serta membantu pelayanan klinis di rumah sakit, khususnya pada Unit Gawat Darurat (UGD) dan pelayanan rawat inap. Selain itu, para dokter juga diharapkan dapat mendukung pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan dan berbagai program nasional.

”Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan Nomor HK.02.02/F/1715/2026, sebanyak 24 dokter peserta Program Internsip Dokter Indonesia Angkatan II Tahun 2026 ditempatkan di beberapa fasilitas kesehatan di Kota Baubau, yaitu RSUD Kota Baubau sebanyak 8 orang, Puskesmas Wajo 4 orang, Puskesmas Meo-Meo 4 orang, RS Faga 4 orang, dan Puskesmas Betoambari 4 orang,”jelasnya.(*)

  • Bagikan