LITERATURSULTRA.COM-Wali Kota Baubau H Yusran Fahim, SE bersama Wakil Wali ( Wawali) Kota Baubau Ir Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc dan Ketua TP PKK Kota Baubau Hj Sitti Aryati Yusran menyambut sekaligus memberikan motivasi kepada Kafilah Kota Baubau yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2026. Penyambutan dilakukan di depan Kantor Bupati Konawe, Unaaha, Selasa (23/06/2026).
Dalam keterangannya kepada awak media, Wakil Wali Kota Baubau Ir Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc menyampaikan dirinya bersama Wali Kota Baubau hadir langsung di Kabupaten Konawe untuk memastikan kesiapan para peserta yang akan berlaga pada ajang MTQ tingkat provinsi tersebut.
Menurutnya, para Kafilah Kota Baubau telah lebih dahulu tiba di Konawe sejak tiga hari lalu guna mempersiapkan diri, beradaptasi dengan lingkungan, serta melakukan latihan dan pengenalan medan lomba.“Hari ini saya berada di Unaaha, ibu kota Kabupaten Konawe sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ ke-31 Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2026 bersama Bapak Wali Kota Baubau dan Ibu. Para peserta telah lebih dahulu tiba sekitar tiga hari yang lalu agar mereka memiliki waktu untuk beradaptasi dan mempersiapkan diri dengan baik,” ujarnya.

Wa Ode Hamsinah Bolu menjelaskan jika dirinya tiba di Konawe pada Senin sore dan pada malam harinya telah menghadiri kegiatan malam ta’aruf yang digelar di Rumah Jabatan Bupati Konawe. Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi antara seluruh kafilah dari 17 kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara, sekaligus pelaksanaan pengambilan sumpah majelis hakim yang akan bertugas menilai seluruh cabang perlombaan.
Diungkapkan, MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara secara resmi dibuka pada 23 Juni 2026 dan akan berlangsung hingga 28 Juni 2026. Pada ajang tersebut, Kota Baubau mengirimkan sebanyak 47 peserta yang akan berlaga pada berbagai cabang lomba, dengan total rombongan bersama pelatih dan pendamping mencapai sekitar 86 orang.
“Kami bersama Bapak Wali Kota dan Ibu Wali Kota telah mengunjungi seluruh peserta dan melihat secara langsung kondisi mereka. Alhamdulillah semuanya dalam keadaan sehat walafiat. Semoga proses adaptasi berjalan baik sehingga mereka dapat lebih fokus dalam berlatih dan mempersiapkan diri menghadapi perlombaan,” tambahnya.
Selain meninjau kesiapan peserta, Pemerintah Kota Baubau juga turut ambil bagian dalam Pawai Ta’aruf yang diikuti seluruh kabupaten dan kota peserta MTQ. Kafilah Kota Baubau tampil meriah dengan menampilkan mobil hias yang menjadi salah satu objek penilaian dalam rangkaian kegiatan MTQ.
“Tadi kita bersama-sama mengikuti Pawai Ta’aruf yang diikuti oleh 17 kabupaten/kota. Kota Baubau juga tampil dengan mobil hias yang sangat menarik dan menjadi bagian dari perlombaan. Semoga kita bisa meraih penghargaan dari cabang tersebut,” katanya.
Lebih lanjut, Wakil Wali Kota menilai MTQ tahun ini menjadi momentum penting bagi para peserta, khususnya generasi muda Kota Baubau, untuk membuktikan hasil latihan dan pembinaan yang selama ini telah dilakukan. Sebagian peserta merupakan juara pada MTQ sebelumnya dan memiliki pengalaman bertanding di tingkat provinsi.
“Ini adalah momen pembuktian bagi adik-adik kita. Banyak peserta yang masih berusia anak-anak namun sudah mampu tampil di tingkat provinsi. Bahkan beberapa di antaranya merupakan juara pada MTQ sebelumnya. MTQ tahun ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk menunjukkan kemampuan sekaligus meningkatkan kualitas diri,” ungkapnya.
Pemerintah Kota Baubau, lanjutnya, memberikan dukungan penuh kepada seluruh peserta. Meski optimistis mampu meningkatkan prestasi dan bersaing dalam perebutan gelar juara umum, pemerintah tidak ingin memberikan beban berlebihan kepada para kafilah.“Kami berharap dengan semangat dan kerja keras yang telah dilakukan, Kota Baubau dapat meraih hasil yang membanggakan, bahkan berpeluang menjadi juara umum. Namun yang terpenting, kami berpesan kepada seluruh peserta agar berlomba dengan sebaik-baiknya, menjunjung tinggi sportivitas, menjaga kesehatan, serta menampilkan kemampuan terbaik untuk mengharumkan nama Kota Baubau. Tetap optimis dan berusaha lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” pungkasnya.
Keikutsertaan Kafilah Kota Baubau pada MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara di Kabupaten Konawe diharapkan tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan generasi Qurani yang berakhlak mulia serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.(*)













