banner 120x600
banner 120x600

Kunjungan KSP Moeldoko Angin Segar terhadap Usaha Mikro dan Pertanian di Buton Utara

  • Bagikan
Muh. Istighfar (istimewa)

LiteraturSultra.com – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Moeldoko akan bertandang ke Kabupaten Buton Utara (Butur) Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kunjungan kerja Moeldoko bersama rombongan dijadwalkan tanggal 17 sampai 19 Oktober 2022.

Lawatan ini disambut positif oleh pemerintah dan masyarakat setempat. Tidak terkecuali BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Butur.

Ketua HIPMI Butur, Muh. Istighfar, mengatakan kedatangan Moeldoko memberi angin segar bagi Kabupaten Buton Utara.

Istighfar menjelaskan, di tengah situasi resesi yang melanda dunia saat ini, seluruh negara melakukan pembenahan dan merubah strateginya secara cermat. Hal ini diawali dengan pandemi Covid 19 yang melanda dunia sejak awal 2020.

Belum sempat berbenah, dunia kembali dihadapkan pada peperangan antara Rusia vs Ukraina yang berimplikasi terhentinya pasokan dan transport bahan baku produk pangan seluruh dunia hingga berdampak inflasi terhadap ekonomi secara global, tidak terkecuali indonesia.

Hal ini memaksa seluruh negara menghentikan secara perlahan ekspor produk pokok dalam negerinya demi mempertahankan mengangkat kebutuhan pokok untuk mencukupi permintaan dalam negerinya yang terus meningkat.

“Beberapa kali kita melihat di TV, dimedia sosial, imbauan presiden dan seluruh menteri tentang situasi ini, yang mungkin kita tidak sadari karena prosesnya begitu pelan tetapi terus bejalan ke arah yang mencemaskan setiap harinya,” kata Istighfar.

Hal itu, lanjutnya, terlihat dari produk domestik bruto (PDB) yang menurun, pertumbuhan ekonomi rill bernilai negatif selama dua kuartal berturut-turut, naiknya harga bahan pokok di pasar-pasar rakyat, sampai pada situasi semakin sulitnya lapangan pekerjaan.

“Dalam situasi yang sedang kita jalani saat ini, Pak Jokowi Presiden kita memerintahkan kepada seluruh pemerintah provinsi, kabupaten dan kota termasuk Kabupaten Buton Utara untuk mencanangkan swasembada kebutuhan pokok melalui kebijakan kebijakan yang strategis dari pemerintah pusat sampai daerah, bahkan demi memuluskan semua itu pemerintah pusat tegas memangkas aturan birokrasi yang kesannya memperumit langkah kebijakan itu sendiri,” tambahnya.

Hal yang paling dititik beratkan presiden saat ini, masih kata Istighfar, adalah swasembada pangan dalam negeri. Di mana seluruh daerah yang mempunyai lahan pertanian wajib dioptimalisasi untuk kebutuhan pokok. Perintah itu bahkan lebih spesifik disampaikan agar lahan ditanami tanaman pangan atau perkebunan dalam rangka menopang kebutuhan keluarga, daerah, bahkan nasional.

Langkah antisipasi ini berulang-ulang disuarakan presiden baik di pusat kepada pejabat pusat dan di daerah kepada seluruh kepala daerah demi tercitapnya ketahanan nasional.

Kabupaten Buton Utara berdasarkan data RTRW serta kajian yang telah dilakukan secara akademik merupakan daratan rendah dengan luasan 1.923 kilometer persegi serta keadaan tanah yang sangat subur terutama yang terletak pada pesisir pantai sangat cocok untuk pertanian baik tanaman pangan maupun tanaman perkebunan.

Sementara di sisi lautnya dengan luas 2.500 kilometer persegi tentunya hampir seluruh wilayahnya berbatasan dengan selat dan lautan.

“Potensi ini tentunya sangat layak dan sejalan dengan arahan bapak Presiden Joko Widodo tentang pemanfaatan lahan pertanian, bahkan bukan hanya bisa menunjang kebutuhan keluarga di Kabupaten Buton Utara bahkan bisa menopang kebutuhan nasional,” jelasnya.

“Apalagi luas lautannya lebih besar ketimbang daratan, hanya saja selama ini pengelolaan hasil laut masih tradisional yang tentunya untuk mencapai targat pemerintah pusat perlu pengelolan secara profesional, baik itu produksinya maupun hilirisasinya,” Istighfar menambahkan.

Kedatangan Moeldoko dalam kunjungan kerjanya berdasarkan Surat Kantor Staf Kepresiden Republik Indonesia nomor : B-284/Set/KSP/10/2022, kata Istighfar, memberi angin segar Kabupaten Buton Utara, di mana tidak semua daerah di Indonesia dikunjungi langsung oleh KSP yang juga merupakan Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia.

“Tentunya kunjungan kerja yang dilakukan Pak Moeldoko akan megecek secara langsung untuk dilaporkan kepada presiden tentang kesiapan serta potensi apa saja yang bisa dikembangkan di Buton Utara guna mendukung kebijakan Pak Jokowi yang saat ini menjadi program strategis nasional,” jelasnya.

Sehingga menurutnya, ini bisa menjadi momentum yang baik bagi pemerintah, petani dan pengusaha lokal dalam menciptakan peluang.

Istighfar lebih lanjut menjelaskan, pemerintah kabupaten sebagai perpajangan tangan pemerintah pusat di daerah menyampaikan kepada KSP suport dalam hal kebijakan anggaran pusat berdasarkan pemetaan secara akademik tentang potensi pertanian yang sesuai dengan kondisi geografis Kabupaten Buton Utara.

Pemerintah pusat melalui kabupten dan stake holder, memberikan peluang sebesar-besarnya kepada petani dan pelaku usaha lokal kecil dan menegah. Pemerintah pusat melalui kabupaten memberikan peluang kepada petani sebagai ujung tombak terus agar dilatih, ditingkatkan SDMnya, dipenuhi kebutuhan penunjang pertaniannya, dari skala tradisional menjadi professional.

Dan usaha lokal mikro menegah difasilitasi dan dikanalisasi sehingga bisa tumbuh menjadi usaha yang profesional, hingga menciptakan potensi sumber sumber okonomi yang baru.

“Maka dari itu, kami sebagai pengusaha, petani dan masyarakat berharap peluang ini dapat dimaksimalkan memberikan ide, pikiran, saran yang baik untuk kepentingan pembangunan di bumi tinadeakono sara yang kita cintai ini. Karena sesuatu yang baik dalam pencapainnya perlu adanya kerja keras dan kerja sama, tidak bisa hanya dilakukan oleh satu orang atau sekelompok saja. Kerja sama ini bisa kita mulai dari momentum ini dalam menyambut kedatangan Bapak Moeldoko dengan suka cita,” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *